Kehidupan di Surga, Angsa, dan Siput

Pikirkanlah hal-hal yang di atas, bukan yang di bumi. (Kolose 3:2)

Seekor bangau sedang asyik mencari siput di sungai untuk disantap ketika seekor angsa datang mendekatinya. Karena belum pernah melihat angsa, dengan terheran-heran si bangau bertanya, “Kamu makhluk apa, sih?” Angsa menjawab, “Aku seekor angsa.” Bangau bertanya lagi, “Dari mana asalmu?” “Dari surga,” jawab si angsa. Lalu dengan semangat angsa bercerita tentang kota surga yang terbuat dari emas murni dengan tembok yang berukir dan pintu gerbang yang berhiaskan mutiara. Tiba-tiba si bangau menyela, “Apakah di surga ada siput?” “Sayangnya tidak,” jawab si angsa. “Ah, kalau begitu aku tak mau ke sana ah,” kata si bangau dengan nada kecewa, “Soalnya aku suka makan siput.”

Saudara, si angsa dalam fabel ini menggambarkan orang yang berpikir bahwa kehidupan di surga tidak ia butuhkan, atau tidak ia inginkan, karena barangkali membosankan, atau barangkali tidak asyik, karena pastilah di sana tidak tersedia segala yang ia butuhkan untuk memuaskan kesenangan-kesenangannya. Mereka sangat terpikat pada kesenangan duniawi, sehingga tak dapat menghargai sukacita kehidupan abadi di dalam Kristus. Seperti orang muda yang kaya dalam injil Markus 10, orang cenderung memilih hal-hal duniawi ketimbang kekayaan surgawi yang menakjubkan.

Sahabat Webklesia, jika Anda belum pernah mempercayai Kristus sebagai Juruselamat, mungkin kesenangan atau harta yang fana menghalangi Anda. Tetapi kesenangan dan kebutuhan duniawi ini hanya bayang-bayang dari sukacita sorgawi yang ada di dalam Kristus. Jangan tergiur oleh bayang-bayang itu hingga Anda menolak sukacita yang sebenarnya. “Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang dibumi” demikian nasihat Rasul Paulus. Orang yang bijak rela memberikan semua yang fana demi memperoleh sesuatu yang abadi. Karena jika dibandingkan dengan kemuliaan surgawi, hal terbaik yang dapat ditawarkan dunia ini hanya ibarat siput!

Doa: Ya Tuhan, bimbinglah kami memikirkan kehidupan ini sedemikian, sehingga kami menciptakan kehidupan di bumi seperti di Surga.

Scroll to Top