Jangan Hidup Seperti Semangka Kotak Jepang

Apakah Anda sudah pernah melihat buah semangka berbentuk kotak? Para petani di Jepang telah berhasil membudidayakan semangka berbentuk kotak. Bagaimanakah cara menghasilkan semangka berbentuk kotak itu? Apakah mereka mempunyai bibit tersendiri? Tidak. Semangka yang mereka tanam adalah semangka yang sama seperti yang kita kenal. Hanya ketika buah itu sedang masa pertumbuhannya, semangka itu mereka masukkan ke dalam kotak kaca yang kuat. Sehingga buah yang semestinya bulat itu bertumbuh menjadi berbentuk kotak sebagaimana wadahnya. Tujuannya sederhana saja, katanya supaya buah semangka mudah disimpan dalam lemari es.

Sahabat Webklesia, terbentuknya semangka kotak ini merupakan gambaran bagaimana dunia dapat juga membentuk kita menurut keinginannya. Sama seperti buah semangka yang bulat bisa dijadikan kotak dengan memasukkannya ke dalam wadah berbentuk kotak, demikian pula, kalau kita lemah, kita ini bisa dibentuk-bentuk menurut apa yang dunia kehendaki. Tujuannya mungkin sederhana saja, barangkali hanya agar kita bisa diterima dalam pergaulan, atau agar tidak dinilai ketinggalan jaman. Tetapi akibatnya bisa fatal. Semakin lama kita mengikuti dunia, kita akan semakin serupa dengan dunia dan semakin jauh dari bentuk yang dikehendaki Tuhan.

Kalau bukan Tuhan, maka dunia yang akan membentuk kita. Jadi agar dunia jangan membentuk kita, maka kita harus menyerahkan diri kita untuk dibentuk oleh Tuhan.

Sahabat Webklesia, Yesus Kristus telah mengalahkan dunia, dan Ia telah mewariskan kemenangan itu kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya, yakni kepada Anda dan saya. Kepada kita yang percaya kepada-Nya, Kristus telah mewariskan kuasa untuk mengalahkan dunia. Maka bila kita hidup di dalam Kristus, dunia tak akan dapat membentuk kita – sekuat apa pun dunia itu menghimpit kita!

Refleksi: Jangan biarkan dunia membentuk-bentuk kita menurut kehendaknya. Hiduplah di dalam Tuhan dan biarkan Tuhan yang membentuk kita menurut kehendak-Nya.

Scroll to Top