Manusia yang Ingin Jadi Allah, Allah yang Menjadi Manusia
“yang walaupun dalam rupa Allah tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.” (Filipi 2:6-7)
Sejarah dunia mencatat manusia-manusia yang ingin menjadi Allah. Kita tentu pernah mendengar nama Firaun, Nero, Hitler, Lenin, dan masih banyak lagi nama-nama orang yang merenggut nyawa banyak orang, karena ingin sama dengan Allah.
Namun, Allah sendiri justru mau menjadi manusia. Di dalam Yesus Kristus, Allah menjelma menjadi manusia. Bila orang-orang itu mau menjadi Allah lalu merenggut nyawa banyak orang, Yesus justru sebaliknya.
Ia meninggalkan takhta-Nya sebagai Allah dan menjadi manusia demi keselamatan hidup umat manusia.
Yesus Kristus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah sebagai milik yang harus dipertahankan-Nya. Ia rela mengosongkan diri-Nya, turun dari keilahian-Nya dan menjadi sama dengan manusia.
Bahkan Ia mengambil rupa seorang hamba. Ia merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
Kematian Yesus di kayu salib, oleh mata banyak orang, dianggap hina dan rendah. Namun bagi orang-orang yang telah ditebus-Nya, kita justru melihat kematian Yesus itu sebagai kemuliaan.
Bahkan kita, orang-orang yang percaya kepada Kristus meyakini, bahwa pada akhirnya nanti, semua orang akan mengakui-Nya sebagai Tuhan dan Raja.
Sahabat Webklesia, bila kita menilai dengan mata, kita mungkin melihat kemenangan pada para penguasa duniawi, dan melihat kesetiaan pada Kristus sebagai kesia-siaan;
Akan tetapi bila kita melihat dengan iman, maka kita akan melihat bahwa apa yang tampaknya kehinaan, di pihak Kristus, justru adalah kemenangan.
Dan kemenangan di pihak Kristus tidak hanya berlaku di dunia, tetapi juga di sorga, di kehidupan yang kekal!
Doa: Ya Tuhan, ampunilah kami yang seringkali meninggikana diri di hadapan-Mu dan di hadapan manusia. Ajarlah kami untuk rendah hati dan melayani sesama seperti Kristus.
