Cerita Perbuatan Baik yang Mengharukan

Hari itu hanya hari biasa buat Mawar. Setelah biasa, ia bangun, dandan, dan memesan ojek online seperti biasa. Tidak disangka, dalam perjalanan, si abang ojek mengatakan bahwa ia mengenal Mawar sudah sejak lama. Ia memperkenalkan dirinya, bahwa 23 tahun yang lalu, Mbak Mawar pernah membelikannya sendal.

“Oh ya? Dalam rangka apa?” Tanya Mawar heran. Rupanya si abang ojek itu dulu adalah anak panti asuhan. Waktu itu ia dan teman-teman sepanti dibawa main ke Ancol. Celakanya, ketika di Ancol sendalnya putus. Dia hanya menangis dan merasa sangat malu.

Untungnya ada Mawar yang melihatnya dan kemudian membelikannya sendal baru. Kebaikan Mawar itu sangat berkesan di hatinya. Sejak itu, ia pun selalu berusaha berbuat baik dan menolong orang yang kesusahan, semampunya. Dan katanya lagi, setiap kali ia menceritakan kisah itu, semua yang mendengarkan akan terharu dan terdorong untuk juga berbuat baik. Ia senang sekali akhirnya bisa bertemu Mawar hari itu.

Si abang ojek minta mereka berfoto bersama untuk mengabadikan cerita itu. Foto dan kisah itu pun kemudian beredar dan dibaca jutaan orang di sosial media. 

Sahabat Webklesia, tidak banyak orang yang melakukan perbuatan baik di tempat-tempat tersembunyi, dan kepada orang-orang yang sekiranya dianggap tidak akan dapat membalasnya. Namun perbuatan baik itu tidak akan tinggal tersembunyi. Tuhan pasti punya cara tersendiri untuk membuatnya menjadi nyata. 

Demikian pula, perbuatan baik itu segera sangat jelas dan kalau tidak demikian, perbuatan itu tidak dapat terus tetap tersembunyi. (1 Tim. 5:25)

DOA: Ya Tuhan, ajarlah kami untuk berbuat baik dengan cara yang benar, dengan rendah hati, walau itu tersembunyi, walau tak dibalas dengan pujian, karena semuanya demi kemuliaan Nama-Mu saja. Amin.