Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. (Matius 5:5)
“Bu, rasa-rasanya aku tidak bisa punya teman. Semua selalu menjauh dariku. Katanya aku sangat cemburuan.” Keluh Rima kepada ibunya. Ketika itu ibunya sedang merawat anak-anak ayam yang baru menetas. Rima mengangkat salah satunya dan anak ayam itu langsung meronta mencoba melepaskan diri. Rima menahan dengan genggamannya. Namun semakin keras genggamannya, semakin ayam itu meronta. Ibunya berkata: “Coba pegang dengan lembut.” Rima mematuhinya. Ia melemaskan tangannya, dan anak ayam itu pun berhenti meronta. Ia mengelusnya, dan ayam kecil itu seperti menikmati sentuhan jari-jarinya. “Manusia juga seperti itu,” kata ibunya. “Jika kamu ingin menahan mereka dengan cara apa pun, mereka akan pergi. Tetapi jika kamu lembut dan baik hati kepada mereka, mereka akan tetap tinggal di sisimu. Selamanya.
Sahabat Webklesia, tentu tidak semua orang akan bersikap lemah lembut, walau kita sudah lemah lembut kepadanya. Namun, sikap keras dan upaya untuk menguasai walau dengan cara tersembunyi sekalipun, bukanlah cara untuk mendapatkan kasih banyak orang.
DOA: Bapa di Surga, berilah kami hati yang lemah lembut, sehingga dalam hubungan kami dengan sesama, kami dapat mengasihi dan dikasihi. Amin.
