Seorang guru sedang berjalan-jalan di tengah ladang gandum bersama murid-muridnya, ketika seorang murid datang kepadanya dan bertanya: “Guru, bagaimanakah aku akan tahu manakah hal terpenting dalam hidupku? Apakah ada rahasia yang tidak aku tahu?” Sang Guru balik bertanya, “Apa itu di jari manismu?“
“Oh, ini cincin pemberian ayahku, sesaat sebelum ia meninggal dunia.” Jawab si murid. “Berikan padaku.” Kata Sang Guru.
Si Murid melepas cincinnya dan memberikan kepada gurunya. Sang Guru mengambil cincin itu, mengamatinya sejenak dan kemudian melemparkannya ke ladang gandum.
“Oh, Guru! Mengapa Anda melakukan itu? Sekarang saya harus menghentikan semua pekerjaanku dan mencari cincin itu sampai dapat. Karena cincin itu sangat berharga buat aku!!“
Sang Guru berkata, “Ketika kau sudah menemukannya, ingatlah bahwa kau sendiri yang menjawab pertanyaan yang kau ajukan tadi. Begitulah kau akan tahu apa yang terpenting… Ketika hal itu membuat yang lainnya tak berarti lagi.”
Sahabat Webklesia, apakah yang sampai sejauh ini menyita seluruh pikiran dan tenaga kita, dalam hari-hari kita? Tanyakanlah kepada diri kita sendiri: Apakah itulah hal yang terpenting dalam kehidupan ini?
Semogalah kita mengarahkan seluruh kehidupan kita pada Kerajaan Sorga. Dan bukannya disibukkan dengan hal-hal duniawi yang fana.
Demikian pula Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara-mutiara yang indah. (Mat. 13:45)
DOA: Bapa di Surga, bimbinglah kami agar kami mengerahkan pikiran, hati, dan tenaga kami untuk kehidupan di Kerajaan Sorga, dan tidak dirisaukan dengan hal-hal duniawi yang fana.
