Setelah diperingatkan dalam mimpi supaya jangan kembali kepada Herodes, pulanglah mereka ke negerinya dengan jalan lain. (Mat. 2:12)
Tanggal 6 Januari diperingati sebagai hari raya Epifani. Epifani adalah hari di mana umat Kristen merayakan penampakan, manifestasi, atau penyataan Yesus sebagai Tuhan kepada dunia. Dalam tradisi gereja-gereja Katolik di Eropa, hari Epifani ini ditandai dengan membongkar pohon Natal. Rangkaian perayaan Natal sudah usai. Saatnya kembali ke kehidupan sehari-hari. Namun, kembali ke dalam kehidupan sehari-hari, bukan berarti kembali sama seperti dulu. Sama seperti kisah orang-orang majus dari Timur. Setelah mereka menemukan Yesus, dan menyembah-Nya sebagai Raja dan Mesias, mereka pun pulang ke negerinya. Tetapi mereka pulang dengan melalui jalan lain. Bukan saja karena mereka menghindari Herodes, melainkan juga ini melambangkan suatu perubahan jalan kehidupan. Perubahan yang tak terhindarkan setelah perjumpaan mereka dengan Sang Mesias.
Sahabat Webklesia, kisah pertemuan orang-orang majus dari Timur dengan Yesus, dan bagaimana mereka mengenali-Nya dan menyembah-Nya sebagai Sang Mesias, adalah kisah Epifani, kisah penyataan Allah kepada bangsa-bangsa. Ini menandakan, bahwa siapa pun manusia, dari bangsa manapun, yang kepadanya Tuhan telah menampakkan Diri, mereka telah diubahkan. Mereka tidak mungkin sama lagi. Setelah berjumpa dengan Yesus, kita tak dapat lagi kembali ke jalan kehidupan yang lama.
DOA: Ya Tuhan, kami bersyukur bahwa Engkau telah menyatakan Diri-Mu kepada kami melalui pemberitaan Injil yang dilakukan melalui gereja-gereja di seluruh dunia. Lindungilah kami dan juga gereja-gereja di Indonesia. Supaya kami terus menjadi saksi Injilmu bagi dunia. Amin.
