BERKAT BAGIMU DAN KETURUNANMU

…. perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu … menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu. (Kej. 17:7)

Krista menangis karena tidak menemukan bola bekelnya. Air matanya mengalir deras. Oma Tika mencari bola itu di bawah kolong tempat tidur, menengok kolong lemari, lalu menggeledah keranjang mainan. Oma serasa sudah menyisir seluruh rumah namun tidak menemukannya. Melihat omanya mencari dengan sungguh-sungguh, Krista mulai berhenti menangis. Ia berusaha menahan isakannya dan menghapus airmatanya. “Mengapa Oma mau ikut mencari bola bekelku?” Tanya Krista. “Karena Oma tahu Krista sangat suka pada bola itu. Apa yang Krista suka, adalah hal yang penting buat Oma.” jawab Oma Tika. 

Sahabat Webklesia, pernahkan kita merasakan apa yang dirasakan oleh Oma Tika? Kita mungkin ikut menderita melihat anak-anak atau cucu kita menderita. Sama seperti kita pun bergembira melihat keberhasilan-keberhasilan mereka. Apa yang penting buat mereka adalah hal yang penting bagi kita juga. 

Begitu juga bagi Allah. Apa yang penting bagi kita, penting bagi Dia. Maka tak usah kita menguatirkan anak-anak kita apabila kita sudah tiada. Tuhan akan menjaga mereka. Tugas kita adalah menunjukkan kasih dan kepedulian kita kepada mereka, agar mereka mengerti akan kasih dan kepedulian Allah bagi hidup mereka. 

DOA: Bapa di Surga, ajarlah kami untuk senantiasa menunjukkan kasih dan kepedulian kami kepada anak-anak dan cucu-cucu kami, supaya mereka pun dapat menyaksikan kasih dan kepedulian-Mu, serta tetap beriman teguh kepada-Mu. Amin.  

Scroll to Top