Bacaan Alkitab: Nahum 1:1-3
“TUHAN itu panjang sabar dan besar kuasa, tetapi Ia tidak sekali-kali membebaskan dari hukuman orang yang bersalah…” (Nahum 1:3)
Rico tak sengaja menumpahkan bekal makanan Krista. Tetapi bukannya minta maaf, ia malah mengancam Krista. Krista menanggapinya dengan sabar. Ia bahkan menolak ketika Doni bilang akan melaporkan perbuatan Rico itu kepada bu guru. “Tidak usahlah, Doni. Daripada nanti masalahnya jadi lebih besar. Biar aku saja yang mengalah. Lagi pula kan, dia memang tidak sengaja.” Ucap Krista pelan.
Sahabat Kidra, sikap Krista itu adalah contoh sikap orang yang sabar. Orang sabar itu bisa mengendalikan diri, tidak gampang marah dan tidak membalaskan perbuatan buruk orang lain. Dan tahukah kamu? Sabar adalah salah satu sifat Tuhan. Mari kita membaca Nahum 1:1-3! Niniwe adalah kota yang penduduknya sangat jahat. Kota itu patut dihukum dengan berat. Dengan kuasa Tuhan yang besar, mereka bisa dihukum seketika itu juga. Namun Tuhan masih bersabar. Bahkan Nahum menyatakan bahwa sesungguhnya Tuhan itu panjang sabar. Mereka masih diberi waktu jika mereka ingin bertobat.
Sahabat Kidra, anak Tuhan itu sabar, sama seperti Allah Bapa kita juga yang panjang sabar. Orang yang sabar tidak gampang marah dan tidak membalaskan kejahatan dengan kejahatan. Apakah kamu juga sudah bersikap sabar hari ini?
Doa: Bapa di Surga, ajarlah aku untuk selalu sabar, sama seperti Engkau yang panjang sabar terhadap dosa dan kesalahanku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa. Amin.


