Konon pada Jaman Es, banyak hewan yang punah karena kedinginan. Maka hewan landak memutuskan untuk hidup berkelompok. Dengan harapan mereka dapat saling menyelimuti dan saling melindungi. Namun, duri-duri tajam pada tubuh mereka membuat mereka saling menyakiti. Maka mereka memisahkan diri.
Akan tetapi, masing-masing mulai merasa kedinginan setengah mati. Akhirnya mereka berpikir: entah kita akan lenyap dari muka bumi, ataukah menerima duri-duri sesama kita? Mereka memilih pilihan yang bijaksana, mereka memutuskan untuk hidup bersama lagi. Mereka belajar hidup dengan luka-luka yang diakibatkan oleh hubungan yang sangat dekat dengan sesama. Sebab, mereka tahu bahwa hal yang terpenting dalam kehidupan ini adalah kehangatan yang mereka beri satu sama lain. Dan dengan begitulah hewan ini dapat tetap bertahan hidup. Landak adalah salah satu spesies tertua di bumi.
Sahabat Webklesia, semakin kita dekat dengan seseorang, semakin besar resikonya terjadi gesekan-gesekan, sehingga kita cenderung saling menyakiti. Adalah lebih mudah mengasihi sahabat yang jauh, daripada saudara sendiri. Lebih gampang kita tersenyum dan beramah tamah kepada orang yang tidak kita kenal, daripada kepada pasangan, anak atau menantu. Namun Allah memerintahkan kita: kasihilah mereka!
Inilah perintah yang kita terima dari Dia: Siapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya. (1 Yoh. 4:21)
DOA: Bapa di Surga, berilah kami kekuatan dan kesabaran untuk menanggung “duri-duri“ dalam hubungan kami dengan orang-orang terdekat kami. Amin.
